DETAIL BERITA

Grebeg Pancasila Menjadi Salah Satu Bagian dari 367 Event Pariwisata Jatim 2019

2019-01-25 08:42:46

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Launching Calender of Event 2019. Ada sebanyak 367 event budaya dan pariwisata yang diselenggarakan oleh 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur selama satu tahun, bertempat di Gedung Graha Wisata Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, peluncuran event tersebut dilaksanakan dengan dihadiri oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia

Dari 367 event tersebut terdapat beberapa event yang dipilih oleh Tim Kurator Kementerian Pariwisata untuk dimuat dalam Top 100 Calender of Event 2019, yakni Majapahit International Travel Fair, Yadnya Kasada dan Eksotika Bromo, Jember Fashion Carnival, Malang Flower Festival, International Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Ethno Carnival, dan Festival Gadrung Sewu. Acara peluncuran event ini dilaksanakan pada Selasa, 22 Januari 2019 di Gedung Graha Wisata, Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan event tahunan yang diselenggarakan berbagai daerah termasuk Jawa Timur. Di Jawa Timur, ada delapan dari 100 event yang ditetapkan sebagai agenda nasional. Event tersebut telah terpilih melalui kurasi yang ketat berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Event terpilih harus mempunyai Creative Value, Commercial Value, Communication Value, serta CEO Commitment.

"Grebeg Pancasila yang merupakan salah satu agenda kegiatan di Kota Blitar menjadi salah satu bagian dari 367 Calender of Event Jawa Timur di Tahun 2019 ini, semoga ini menjadi pijakan awal bagi Grebeg Pancasila untuk terus berbenah diri dengan kemasan baik lagi sehingga dapat menjadi agenda pariwisata nasional," tutur Tri Iman Prasetyono Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar.

"Sebenarnya ada dua kegiatan yang diharapkan masuk di Event Pariwisata Jatim 2019 akan tetapi untuk Drama Kolosal Pemberontakan PETA yang dilaksanakan setiap tanggal 14 Februari masih perlu ditingkatkan lagi dalam hal partisipasi dan sejauhmana mampu meningkatkan kedatangan wisatawan pada event tersebut," lanjut Tri Iman Prasetyono